FOCUS AND SCOPE
MADANI: Journal of Religion and Social Science adalah publikasi ilmiah peer-reviewed yang didedikasikan untuk pengembangan studi sosiologi agama. Jurnal ini menjadi wadah intelektual untuk mengeksplorasi dialektika antara keyakinan agama dan struktur sosial dalam menciptakan masyarakat "Madani" yang beradab, inklusif, dan harmonis.
Kami mengundang kontribusi artikel ilmiah berbasis riset lapangan maupun studi literatur kritis yang mencakup, namun tidak terbatas pada, sub-tema berikut:
1. Agama dan Dinamika Masyarakat Sipil
-
Peran institusi agama dalam penguatan masyarakat sipil (civil society).
-
Gerakan sosial berbasis agama dan advokasi keadilan sosial.
-
Agama, demokrasi, dan kebijakan publik.
2. Pluralisme dan Harmoni Sosial
-
Studi kerukunan antarumat beragama dan resolusi konflik.
-
Praktik inklusivitas dan toleransi dalam masyarakat multikultural.
-
Dialog antar-iman dan integrasi sosial di tingkat lokal maupun global.
3. Agama dalam Pusaran Modernitas & Digitalisasi
-
Ekspresi keagamaan di ruang digital dan media sosial.
-
Transformasi otoritas keagamaan dalam masyarakat kontemporer.
-
Respons agama terhadap tantangan sains, teknologi, dan isu lingkungan.
4. Identitas, Budaya, dan Struktur Sosial
-
Interseksi agama dengan isu gender, kelas sosial, dan etnisitas.
-
Sosiologi ritual dan fenomena budaya populer bernuansa religi.
-
Agama dan perubahan gaya hidup masyarakat urban maupun rural.
5. Pendidikan dan Moralitas Publik
-
Kontribusi pendidikan agama terhadap pembentukan karakter bangsa.
-
Etika publik dan nilai-nilai "Madani" dalam kehidupan bernegara.
Tujuan Utama:
Jurnal ini bertujuan untuk menjembatani teori-teori sosiologi klasik dan kontemporer dengan realitas empiris fenomena keagamaan, guna memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang lebih manusiawi dan beradab.
Ketentuan Naskah:
-
Naskah harus merupakan hasil riset orisinal yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
-
Setiap artikel akan melalui proses double-blind peer review untuk menjamin kualitas dan objektivitas ilmiah.
-
Fokus pada pendekatan multidisiplin dalam bingkai Ilmu Sosial (khususnya Sosiologi).