Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Program Tahfidz dalam Membentuk Karakter Siswa
Kata Kunci:
Manajemen kurikulum, program tahfidz, pendidikan karakter, integrasi kurikulum, akhlak siswa, pedagogi Islam.Abstrak
Program tahfidz Al-Qur’an telah berkembang dari kegiatan ekstrakurikuler menjadi komponen strategis dalam manajemen kurikulum sekolah dan madrasah di Indonesia. Integrasi ini tidak sekadar bertujuan mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga memanfaatkan proses hafalan sebagai wahana pembentukan karakter yang holistik. Artikel ini mengkaji secara kritis implementasi manajemen kurikulum berbasis program tahfidz dalam membentuk karakter siswa, dengan menekankan pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Melalui pendekatan studi literatur analitis yang mensintesis temuan empiris dari jurnal terindeks nasional dan internasional periode 2020–2026, artikel ini mengidentifikasi lima pilar strategis: (1) perancangan kurikulum integratif yang menyelaraskan kompetensi akademik, target hafalan, dan indikator karakter; (2) penguatan kapasitas pendidik melalui pelatihan pedagogi tahfidz dan manajemen kelas berbasis nilai; (3) implementasi pembelajaran yang menggabungkan metode talaqqi, muraja’ah terstruktur, dan integrasi lintas mata pelajaran; (4) sistem penilaian autentik yang mengukur progres kognitif-hafalan, afektif-karakter, dan psikomotorik-akhlak; serta (5) kolaborasi ekosistem pendidikan melibatkan orang tua, pesantren mitra, dan lembaga keagamaan. Tantangan utama meliputi konflik penjadwalan, beban kognitif siswa, kualifikasi guru tahfidz yang belum terstandarisasi, serta ketegangan antara fleksibilitas lokal dan standar nasional. Artikel ini menyimpulkan bahwa manajemen kurikulum berbasis tahfidz yang efektif memerlukan pendekatan sistemik, adaptif, dan berorientasi pada outcome karakter, bukan sekadar kuantitas hafalan. Rekomendasi kebijakan mencakup penyusunan pedoman nasional kurikulum integratif tahfidz, alokasi dana khusus untuk pengembangan SDM pendidik tahfidz, serta penguatan sistem akreditasi yang mengakui capaian karakter berbasis nilai Islam. Kontribusi artikel ini terletak pada penyediaan kerangka operasional yang menghubungkan teori manajemen kurikulum, psikologi pendidikan Islam, dan praktik pembentukan karakter di satuan pendidikan kontemporer.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dulkalim dulkalim (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.